Fokusberita.com, PANGKALPINANG – Program digitalisasi perparkiran yang mulai diterapkan Pemerintah Kota Pangkalpinang mendapat sambutan positif dari para petugas parkir di lapangan.
Salah satunya Diaz, petugas parkir yang mengaku siap mendukung penerapan Smart Parking yang saat ini masih dalam tahap uji coba oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Diaz juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemkot Pangkalpinang atas pemberian atribut parkir baru kepada para petugas parkir.
Menurutnya, atribut tersebut bukan sekadar perlengkapan kerja, tetapi juga menjadi identitas bagi petugas parkir saat menjalankan tugas di lapangan.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang atas atribut parkir yang baru. Kami siap membantu program pemerintah kota, khususnya Smart Parking yang saat ini sedang dalam tahap percobaan,” ujar Diaz.

Pemkot Pangkalpinang sendiri telah memberlakukan penggunaan Smart Parking sejak 1 Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya melakukan pembenahan sistem pengelolaan perparkiran di daerah.
Kehadiran sistem tersebut diharapkan mampu membuat pengelolaan retribusi parkir menjadi lebih tertib, transparan dan terukur. Selain itu, digitalisasi parkir juga diharapkan dapat meminimalisasi kebocoran serta meningkatkan kepatuhan pembayaran retribusi.
Bagi petugas parkir, penerapan sistem baru tersebut tentunya membutuhkan proses adaptasi. Namun, Diaz menegaskan bahwa para petugas siap mengikuti kebijakan pemerintah dan membantu agar program tersebut dapat berjalan dengan baik.
“Kami siap mengikuti dan mendukung program ini. Mudah-mudahan ke depan semuanya berjalan lancar dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah,” katanya.
Program Smart Parking diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan dalam pengelolaan parkir, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pangkalpinang.
Dengan sistem yang lebih terukur, pemerintah menargetkan penerimaan dari sektor retribusi parkir dapat semakin optimal dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Keberhasilan program tersebut pun tidak hanya bergantung pada teknologi. Peran petugas parkir sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan, serta kesadaran masyarakat dalam membayar retribusi parkir sesuai ketentuan, menjadi bagian penting agar transformasi sistem perparkiran di Kota Pangkalpinang benar-benar berjalan efektif. (J74)









